Cari
Senin, 07 Agustus 2017
Cartoons Indonesia - Patung Perunggu Nazi dari Dasar Laut Segera Dilelang, Harganya Diperkirakan Mencapai Rp 170 Miliar
Patung seekor elang perunggu raksasa yang bertengger diatas lambang Nazi yang hilang dalam sebuah kapal karam dalam Perang Dunia II akan dilelang dalam waktu dekat.
Dilansir dari Mirror, patung raksasa itu tenggelam di atas kapal perang Nazi Graff Spee di lepas pantai Uruguay pada tahun 1939. Pada tahun 2006, sekitar 75 tahun kemudian, sebuah perusahaan penyelamatan swasta berhasil menemukannya. Patung perunggu, yang beratnya 300 sampai 400 kilogram dan lebarnya sembilan kaki itu ditemukan dari dasar laut oleh Alfredo Etchegaray 11 tahun yang lalu.
Selama pihak yang berwenang memutuskan apa yang harus dilakukan dengan temuan tersebut, figur raksasa itu dijaga ketat dalam gudang militer.
Seperti yang diberitakan Daily Star, setelah pertempuran panjang di pengadilan, Mahkamah Agung memutuskan, Uruguay adalah pemilik sah dari benda tersebut. Namun Etchegaray, yang bekerja untuk perusahaan penyelamatan, harus mendapatkan 50% dari keuntungannya saat elang itu dijual.
Etchegaray yakin patung itu seharga 10 poundsterling, dan ia akan mendapatkan 5 juta poundsterling (sekitar Rp 85 miliar). Sementara separuh lainnya akan dipakai untuk mendanai angkatan bersenjata Uruguay.
Tenggelam dan terbakar
Kedutaan Besar Jerman di Montevideo telah mendesak pihak berwenang Uruguay untuk tidak memajangnya karena khawatir akan mengembalikan kejayaan rezim Nazi. Menurut BBC, Guido Westerwelle, yang merupakan menteri luar negeri Jerman dalam sebuah kunjungan ke Uruguay pada 2010 mengatakan kepada para pejabat di Montevideo, "Kami ingin mencegah reruntuhan kapal, khususnya simbol Nazi, dari penjualan di pasar terhadap lambang kebesaran itu."
Kapal Graf Spee yang membawa patung elang berlambang Nazi itu tenggelam pada pertempuran di River Plate pada tahun 1939. Kapal tersebut terbakar selama tiga hari sebelum akhirnya tenggelam.
Kapten Hans Langdorff melakukan bunuh diri sesaat setelah tenggelam karena khawatir jika dirinya ditangkap, tentara Inggris akan mencuri informasi tentang keadaan teknologinya.
Lambang Swastika sampai saat ini masih identik dengan rezim fasisme yang digunakan oleh Partai Nazi saat Adolf Hitler berkuasa, sebelum dan selama Perang Dunia Kedua.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar